Banda Aceh — Dalam upaya meningkatkan minat baca dan literasi di kalangan pelajar, layanan pustaka keliling kembali hadir menyapa siswa di SD Negeri 16 Banda Aceh, Kamis (2/4). Kegiatan ini disambut antusias oleh para siswa yang tampak bersemangat memilih dan membaca berbagai koleksi buku yang disediakan.
Pelayanan pustaka keliling merupakan program yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh. Program ini bertujuan untuk mendekatkan akses buku kepada masyarakat, terutama siswa sekolah yang mungkin memiliki keterbatasan fasilitas perpustakaan. Dengan menggunakan kendaraan khusus yang dilengkapi berbagai koleksi buku, pustaka keliling mampu menjangkau sekolah-sekolah secara langsung.
Kehadiran pustaka keliling di SD Negeri 16 Banda Aceh disambut dengan penuh antusias oleh para siswa. Sejak kendaraan pustaka tiba di halaman sekolah, siswa tampak berbondong-bondong mendekat untuk melihat dan memilih buku yang menarik perhatian mereka. Beragam jenis buku tersedia, mulai dari cerita anak, dongeng, buku pengetahuan umum, hingga buku bergambar yang sesuai dengan usia mereka.
Kegiatan ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi siswa untuk membaca, tetapi juga menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di luar kelas. Siswa dapat membaca bersama teman-temannya di halaman sekolah, berdiskusi tentang isi buku, bahkan menceritakan kembali apa yang menarik yang mereka dapatkan setelah membaca. Hal ini tentu menjadi pengalaman yang berbeda dan menyenangkan bagi mereka.
Petugas pustaka keliling juga mengadakan kegiatan tambahan seperti membaca bersama dan sesi mendongeng. Kegiatan ini membuat suasana semakin hidup dan interaktif, sehingga siswa tidak hanya membaca, tetapi juga terlibat aktif dalam proses belajar.
Kepala sekolah SD Negeri 16 Banda Aceh menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Ia menilai kehadiran pustaka keliling sangat membantu sekolah dalam menyediakan akses bacaan yang lebih luas bagi siswa. “Program ini sangat bermanfaat karena dapat menumbuhkan minat baca anak-anak. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ujarnya.
Dengan adanya pelayanan pustaka keliling, diharapkan budaya literasi di lingkungan sekolah semakin berkembang dan siswa menjadi lebih gemar membaca sebagai bagian dari kegiatan sehari-hari.
